Kamis, 29 November 2018

Penciptaan Awal Manusia

Nama : Intan Nur Fatikha Mulya
Kelas : 7A
Npm  : 15120033    
Filsafat Pendidikan
Saya akan mengulas kembali apa yang disampaikan oleh dosen saya Bapak Aniq yang mengampu mata kuliah filsafat pendidikan, beliau mengatakan bahwa :
     Seorang penulis ketika sudah meninggal yang dapat dikenang orang dari masa kemasa adalah jika penulis tersebut menghasilkan atau melahirkan sebuah karya. Maka karya tersebut akan hidup, karya tersebut akan dibaca dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Namun hal ini tidak sesuai dengan Al-Qur’an, bahwa kitab suci Al-Qur’an ini berasal dari firman Allah yang kita ketahui Allah itu kekal dan abadi. Sebelum terjadinya segala yang ada dibumi Allah sudah ada dan sampai nanti pada akhir kehidupan Allah akan tetap ada. Yang dikatakan bahwa penulis mati akan dikenang jika menghasilkan suatu karya maka karya tersebut akan senantiasa hidup.
     Komunisme, PKI, dan G 30 S PKI, ketiga hal tersebut tidaklah sama. Jika berbicara mengenai komunisme itu sama halnya dengan sosialisme. PKI ini memiliki kepanjangan Partai Komunisme Indonesia, jika kita berbicara tentang PKI sama halnya kita berbicara mengenai politik, sedangkan G 30 S PKI selalu mengarah pada militer dan tentunya tidak terlepas dari Soeharto.
     Filsafat adalah cara untuk menemukan dasar berfikir manusia sebagai penciptaan awal. Secara naluriah dia tidak bisa mengelak, karena dia sebagai penciptaan awal. Tidak bisa mengelak dilahirkan di daerah tertentu, waktu tertentu, dan dilahirkan oleh siapa. Contoh ketika kita dilahirkan oleh ibu A di daerah B pada waktu yang ditetapkan. Maka kita tidak bisa mengelak untuk minta dilahirkan oleh ibu B di daerah A dengan waktu tertentu, karena ketentuannya kita memang dilahirkan oleh semua yang telah ditetapkan.
     Penciptaan awal manusia dapat dilihat dari kemampuan, bakat, kesalehan dan kecocokan. Dikatakan pantas sholeh disini berarti layak atau pantas. Namun jangan bilang kalau kita baik jika kita belum melakukan kebaikan dan tidak ada pembuktian dimata masyarakat yang ada di sekeliling kita.
     Fastabiqulkhirot “bercepat-cepatlah dalam kebaikan atau berlomba-lomba lah dalam kebaikan” maka dari itu kita sebagai manusia hendaklah harus banyak berbuat kebaikan.


Terimakasih.

Kamis, 01 November 2018

Pendidikan dan Pengajaran

Nama : Intan Nur Fatikha Mulya
Npm  : 15120033
Kelas. : 7A 
Pendidikan dan Pengajaran
Ki Hajar Dewantara

Saya akan mengulas kembali tentang perkuliahan mata pelajaran filsafat pendidikan, yang di sampaikan oleh bapak Moh. Aniq KHB S.Pd.
Berikut ulasannya...

Apa yang dimaksud dengan pendidikan dan pengajaran menurut Ki Hajar Dewantara ?
Pendidikan yaitu upaya dan daya terus menerus dalam melakukan Budi pekerti, pikiran (intelektual), raga (tubuh).
Sedangkan pengajaran itu bagian dari pendidikan, karena pendidikan memiliki arti tuntunan bukan tontonan. Pendidikan sendiri menurut Ki Hajar dewantoro memiliki arti ilmu laku, tuntunan, pengayoman. Itu ada yang mengayomi yang bersifat ayom atau diayomi.
Jadi dapat disimpulkan bahwa pengajaran memiliki arti cara memberikan ilmu atau pengetahuan dengan tuntunan yang ada.

Sejatinya mendidik anak itu “menemani”, sebagai orang tua kita tidak perlu menuntut seperti halnya umur segini harus bisa ini dan itu. Apalagi sebagai orang tua menggunakan kekerasan (arogan) dalam mendidik anak, dengan cara arogan maka akan melukai fisik atau perasaan anak tersebut dan bisa jadi sang anak merasa bahwa dirinya tidak disayang lagi oleh orang tuanya. Yang dimaksud mendidik anak adalah menemani yaitu dapat diartikan dengan banyak hal, antara lain ketika anak sedang bermain atau melakukan aktivitas diluar, kita sebagai orangtuanya harus bisa memberikan ruang sendiri untuk anaknya biarkan dia bermain bebas dan kita hanya menemani saja. Ibaratnya kira pantau saja, jika sang anak butuh atau memang perlu bantuan kita baru kita sebagai orang tua harus sigap untuk membantunya. Biasanya anak kecil setelah bermain dia akan menceritakan kembali apa yang sudah di lihat dan di lakukan.

Pak aniq mengatakan bahwa tulang rusuk manusia terdiri dari 33 rusuk. Yang sama halnya kita sebagai umat Islam minimal sehari kita membaca subhanAllah sebanyak 33x, dan MasyaAllah sebanyak 33x. Alladziianqadhazhahrak yang mempunyai arti bahwa “yang memberatkan punggungmu”. Tulang syarif itu ada di punggungmu.

Cara Mengubah Pola Pikir Manusia

Cara Mengubah Pola Pikir Manusia Saya akan mengulas kembali apa yang telah disampaikan oleh bapak Aniq selaku dosen pengampu mata kul...