Kamis, 18 Oktober 2018

Mengelola Diri Sendiri

RINGKASAN MATA KULIAH FILSAFAT PENDIDIKAN
Pertemuan ke3
Nama : Intan Nur Fatikha Mulya
Npm   : 15120033
Kelas  : 7A PGSD

Mengelola Diri Sendiri


Assalamualaikum,
Saya akan mengulas kembali mata kuliah filsafat pendidikan yang dilaksanakan pada Selasa, 16 Oktober 2018, yang dilaksanakan di GD 4.15 tepatnya pukul 13.00 WIB . Perkuliahan ini di ampu oleh dosen saya yang bernama Bapak Moh. Aniq KHB, S.Pd., M, Hum.
Pada perkuliahan itu membahas tentang “Mengelola Diri Sendiri”

Berikut penjelasan yang disampaikan oleh beliau :
Dalam kehidupan yang sulit dilakukan adalah bagaiamana manusia itu dapat mengelola dirinya sendiri. Apasih yang dimaksud dengan mengelola diri sendiri ? Mengelola diri sendiri yaitu cara atau kemampuan individu tersebut mengatur dirinya sendiri berdasarkan tujuan personal. 

Contoh dari mengatur diri sendiri yang disampaikan oleh beliau yaitu setiap orang diberi aturan makan sehari tiga kali, namun yang setiap orang memiliki hak untuk menentukan dirinya mau makan sehari berapa kali. Ada yang sehari makan tiga kali dan ada juga yang makan hanya dua kali dalam sehari, mungkin ada yang lebih dari tiga kali juga. Nah ini tandanya manusia dapat mengatur dirinya sendiri walaupun tidak beraturan, yang diibaratkan seperti segitiga tidak beraturan, walaupun tidak beraturan tetapi masih berwujud segitiga.

Sejatinya manusia dapat mengatur orang lain, akan tetapi untuk mengatur dirinya sendiri belum bisa. Seharusnya kita dapat mengatur diri kita sendiri terlebih dahulu dengan baik dalam menjalani kehidupan, sebelum kita mengatur orang lain. Jika kita saja masih seperti segitiga yang tidak beraturan lantas bagaimana kita bisa mengatur orang lain.

Seharusnya kita sendirilah yang lebih pintar mengatur atau mengolah dirinya sendiri, karena diri kita sendiri yang tau atau mengetahui kadar kemampuan yang kita miliki sendiri. Mengelola diri ini berkaitan dengan pendidikan karakter, karakter merupakan cara berpikir dan berperilaku yang menajadi ciri khas yang dimiliki tiap individu. Pendidikan karakter itu dibatasi oleh formalisme.

Ketika dipesantren beliau menemui santri senior yang sedang berdiskusi dan membawa buku(kitab) sangat banyak. Namun pada saat berdiskusi santri tersebut mendapat pertanyaan yg mungkin susah untuk menjawab. Pertanyaannya yaitu “mengapa pada saat berdzikir kebanyakan orang selalu menggelengkan kepalanya” dia memikirkannya sampai lama. Ketika itu datanglah pak kyai, meminta untuk membuatkan kopi. Santri itu bergegas membuatkan kopi dan dituang ke gelas untuk dikasih ke pak kyai. Lalu pak kyai berkata “Masyaallah enak tenan kopi iki” sambil menikmati kopi tersebut dan menggelengkan kepalanya. Lalu santri tersebut mendapat jawabannya bahwa hanya meminum kopi saja bisa senikmat itu, lalu bagaimana dengan nikmatnya berdzikir.

Menurut Ki Hajar Dewantara yang telah di sampaikan oleh beliau, manusia adalah sebagai Titahing Gusti. Titahing Gusti dapat diartikan sebagai kholifah atau titipan, wujud kesadaran diri sebagai manusia yang benar-benar manusia. 

Sekian reportase yang dapat saya sampaikan, Terimakasih .

Kamis, 04 Oktober 2018

Pendidikan Indonesia

Filsafat Pendidikan
Pertemuan ke-2

Halo,
Saya akan menyampaikan hasil reportase perkuliahan Filsafat Pendidikan yang di ampu oleh Bapak Moh. Aniq KHB, S.Pd., M, Hum pada hari Selasa,02 Oktober 2018.

Yang disampaikan oleh beliau adalah :
Dalam dunia pendidikan pasti kita tidak asing dengan tokoh yang bernama  Ki Hajar Dewantoro, yang berasal dari Indonesia. Nama asli beliau adalah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Kenapa beliau mengganti namanya menjadi Ki Hajar Dewantoro ? karena beliau ingin menutupi keningratannya supaya beliau bisa membaur dengan rakyat biasa tanpa ada perbedaan yang mendasari. Beliau memilih nama Ki Hajar tersebut karena dalam bahasa jawa kata “a” menjadi “ha” kata ajar kalau dalam bahasa jawa menjadi hajar jadi bertujuan untuk memperhalus kata, “ha” ini yang mempunyai arti seperti ruang tanpa batas jika diisi tidak akan penuh.

Banyak negara maju yang pendidikannya menganut sistem Ki Hajar Dewantoro, salah satunya yaitu negara Finlandia. Bahkan Finlandia menjadi negara terbaik nomor satu di dunia pendidikan. Pendidikan nasional itu lahir dari rasa kemerdekaan, kemerdekaan merupakan rasa memiliki kebebasan namun harus memahami batasan-batasannya. Kita memiliki hak atas kebebasan namun kita harus mengetahui batasan-batasan itu.

Kemerdekaan memiliki 3 ciri, yaitu :
1.     Berdiri sendiri/independent artinya kita sendirilah yang mengetahui potensi diri kita masing-masing,
2.     Tidak tergantung pada orang lain,
3.     Dapat mengatur dirinya sendiri

Ki Hajar Dewantoro ini merupakan tokoh pendidikan Nasional di Indonesia. Namun banyak warga Indonesia lebih banyak atau lebih sering menceritakan tentang tokoh-tokoh yang berasal dari luar Negri. Padahal ada bapak pendidikan Nasional yang ada di negaranya sendiri, kenapa lebih bangga menceritakan tokoh dari luar negri.

Pesan dari Pak Aniq, jika kita nanti berkunjung ke Negara Finlandia kita jangan malah berguru pada mereka. Justru kita seharusnya memberikan ucapan selamat atau kita kesana sekedar “menengok murid” kita, ucap beliau. Karena dulu mereka berguru kepada kita dan menganut ajarannya Ki Hajar Dewantara yang bisa menjadikan mereka menjadi negara nomor satu didunia.

Sekian reportase yang dapat saya sampaikan, Terimakasih.


List Blog filsafat 7A :

1. Ibnu masud 15120218
2. Devi Endah Prastiwi 15120441
3. Ismaul Amalia 15120007
4. Dewi Krisdiyanti 15120285
5. Neneng Zuliasih 15120016
6. Nuroh difallah 15120497
7. Anisa Rona Soraya 15120447
8. ghofar76.blogspot.com
9. Riskha Khoirul Ulya 15120219
10. Susilo bayu m
11. Ahmad Haris Hidayat 15120334
12. Meiyani Lutfil Khoiriyah 15120450 
13. EKO NUR FATONI 15120020
fatoniekonur.blogspot.com
14. Khafidzoh Asfihani
15. Dyah Saraswati (15120364)
16. Nailul Fauzziyah (15120405)
18.feby dwi angrainy_15120029 
19. Nur Tri Atika (15120040)
20. Martiya zulfa risty 15120039
21. Atik Budiarti 15120010 
22. Intan Nur Fatikha Mulya 15120033
23. Sukma Rudi Nugroho 15120212
25. Bayu Saputro 15120023
26. Dhimas Oeka Aji W 15120013
28. Lina Muntasiroh
29. Hadiah hana putri (15120481)
30. Fadila Nurfi Ardina (15120322)

Cara Mengubah Pola Pikir Manusia

Cara Mengubah Pola Pikir Manusia Saya akan mengulas kembali apa yang telah disampaikan oleh bapak Aniq selaku dosen pengampu mata kul...